Bulan Ramadhan selain bulan yang penuh
berkah sebenarnya mempunyai beberapa
nama julukan. Nama-nama itu merefleksikan
makna keberkahan Ramadhan yang dapat
diraih bagi yang menjalaninya dengan benar.
Tulisan ini sebenarnya ulasan dari suatu
artikel yang saya baca setahun yang lalu di
beberapa situs Internet yang menjelaskan
nama-nama lain bulan Ramadhan. Tapi,
meskipun informasinya sudah beredar lama
di masyarakat, tidak ada salahnya juga kan
kalau kita mengingat kembali makna dan
hikmah nama-nama bulan Ramadhan yang
dikenal Umat Islam.
Bagi Umat Islam, pengidentifikasian nama-
nama bulan Ramadhan dengan berbagai
sinonimnya sebenarnya mengandung
maksud. Nama-nama itu diungkapkan dengan
singkat dan tepat sebagai “pengingat cepat
atau penggugah” dan “keywords” tentang
apa yang sebaiknya dilakukan di bulan
tersebut. Selain itu, nama-nama bulan
Ramadhan juga menyatakan berkah dan
maghfirah yang dapat diraih pada kondisi
dan suasana paling baik selama satu tahun ke
belakang dan ke depan (Ramadhan tahun
depan seandainya masih bisa diberi umur).
Demikian banyaknya keutamaan dan peluang
untuk berubah di hadapan Allah SWT di bulan
Ramadhan ini hingga bulan Ramadhan sering
dikiaskan dengan perumpamaan Tamu
Agung yang istimewa. Perumpamaan dan
keistimewaan itu tidak saja menunjukkan
kesakralannya dibandingkan dengan bulan
lain. Namun, mengandung suatu pengertian
yang lebih nyata pada aspek penting adanya
peluang bagi pendidikan manusia secara lahir
dan batin untuk meningkatkan kualitas ruhani
maupun jasmaninya seoanjang hidupnya.
Karena itu, Bulan Ramadhan dapat disebut
sebagai Syahrut Tarbiyah atau Bulan
Pendidikan. Penekanan pada kata Pendidikan
ini menjadi penting karena pada bulan ini kita
dididik langsung oleh Allah SWT. Pendidikan
itu meliputi aktivitas yang sebenarnya
bersifat umum seperti makan pada waktunya
sehingga kesehatan kita terjaga. Atau kita
diajarkan oleh supaya bisa mengatur waktu
dalam kehidupan kita. Kapan waktu makan,
kapan waktu bekerja, kapan waktu istirahat
dan kapan waktu ibadah. Jadi, pendidikan itu
berhubungan langsung dengan penataan
kembali kehidupan kita di segala bidang.
Menata kehidupan sesungguhnya bagian dari
proses mawas diri atau introspeksi. Jadi,
bulan Ramadhan sesungguhnya bulan terbaik
sebagai masa mawas diri yang intensif.
Proses mawas diri melibatkan evaluasi diri ke
wilayah kedalaman jiwa untuk dinyatakan
kembali dalam keseharian sebagai akhlak dan
perilaku mulai yang membumi. Tentunya
evaluasi ini didasarkan atas pengalaman
hidup sebelumnya yaitu pengalaman atas
semua peristiwa dan perilaku sebelas bulan
sebelumnya sebagai ladang maghfirah yang
sudah disemai dan ditanami pohon benih-
benih perbuatan. Selain itu, evaluasi juga
mencakup taksiran untuk kehidupan di masa
depan, baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Pada masa Rasulullah peperangan fisik
banyak terjadi pada bulan Ramadhan dan itu
semua dimenangkan kaum muslimin.
Peperangan fisik di masa Rasulullah adalah
suatu keharusan yang tidak dapat ditolak
karena situasi dan kondisi yang dihadapi saat
itu. Namun, seperti diungkapkan dalam hadis
Nabi seusai Perang Badar, yang paling berat
adalah peperangan kita untuk berjihad
melawan hawa nafsu sendiri. Karena itu
bulan Ramadhan sering disebut sebagai
Syahrul Jihad dengan fokus pada
pengendalian hawa nafsu diri sendiri (yaitu
Wa Nafsi, simak QS 91:7).
Jihad melawan nafsu adalah ungkapan untuk
menyucikan dan memurnikan nafsu kita
untuk kembali semurni-murninya, yaitu dalam
keadaan fitri. Ungkapan ini sebenarnya
berasal dari firman Allah dalam QS 91:7-10
dan beberapa ayat lainnya yang berbunyi
senada yaitu menyucikan jiwa. Menyucikan
Jiwa adalah syarat yang mengiringi proses
awal penerimaan wahyu yaitu IQRA (simak
QS 96:1-5). Hal ini tentunya erat kaitannya
dengan buah dari pendidikan jiwa secara
intuitif maupun intelektual murni (atau
intelek awal), dengan rasionalitas dan
penyingkapan tabir-tabir gelap jiwa kita yang
sejatinya “Ummi” dan “Fakir” di hadapan
Allah, Rabbul ‘Aalamin (Pencipta, Pemelihara
dan Pendidik semua makhlukNya).
Dari kedua pengertian nama bulan Ramadhan
sebagai Bulan Pendidikan dan Bulan Jihad
Melawan hawa nafsu tersebut, maka
terungkaplah kemudian nama bulan
Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an. Al-Qur’an
pertama sekali diturunkan di bulan Ramadhan
dan pada bulan ini sebaiknya kita banyak
membaca dan mengkaji kandungan Al-Qur’an
sehingga kita faham dan mengerti perintah
Allah yang terkandung di dalamnya.
Karenanya, penamaan Syahrul Tarbiyah dan
Syahrul Jihad sebenarnya berhubungan
dengan suatu prakondisi sebelum Nabi
Muhammad SAW menerima al-Qur’an sebagai
Wahyu yang diwahyukan. Dalam konteks ini
maka bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an
sebenarnya merupakan peluang bagi semua
Umat Islam yang bersyahadat dengan Nama
Muhammad untuk mengkaji dan menggali
nilai-nilai spiritual al-Qur’an untuk dinyatakan
menjadi akhlak mulia alias akhlak Muhammad
alias akhlak Qur’ani.
Pendek kata, Bulan Ramadhan sebenarnya
merupakan napak tilas bagi semua Umat Islam
untuk memakrifati perjanjiannya dengan
Allah SWT (syahadatnya) sebagai manusia
yang dilahirkan dan berkembang untuk
menjalani hidup dengan kesadaran kudus.
Napak tilas ini dilakukan lebih intim di Bulan
Ramadhan dimana Umat Islam diharapkan
dapat mengalami keadaan jasmani dan ruhani
yang mirip dengan yang dialami Nabi
Muhammad SAW ketika Al Qur’an turun ke
Bumi. Inilah rahasianya kenapa di bulan ini
ada yang disebut penyendirian total dengan
I’tikaf di masjid pada 10 terakhir bulan
Ramadhan dan ada malam Lailatul Qadar atau
malam 1000 bulan. Karena itu, menurut saya,
Ramadhan dapat disebut juga sebagai bulan
napak tilas Nuzulul Qur’an dan Pemurnian
Pengetahuan Tauhid dengan Aslim dan
Islam yang lurus seperti halnya moyang Nabi
Muhammad SAW dulu yaitu Ibrahim a.s yang
memenggal kepala berhala yang dipuja
kaumnya. Dari sini makna jihad melawan
hawa nafsu pun dapat diungkapkan kembali
sebagai jihad untuk memenggal kepala
berhala-berhala hawa nafsu yang masih
bercokol di dalam hati Umat Islam.
Selain prosesi yang bersifat keruhanian
dengan pendidikan dan penerapan
praktisnya, di bulan Ramadhan kita
merasakan sekali suasana ukhuwah diantara
kaum muslimin terjalin sangat erat dengan
selalu berinteraksi di Masjid/Mushollah untuk
melakkukan sholat berjama’ah. Dan diantara
tetangga juga saling mengantarkan
perbukaan sehingga antara kaum muslimin
terasa sekali kebersamaan dan kesatuan kita.
Syahrrul Ukhuwah adalah dimensi praktek
yang dinyatakan bersamaan dengan
pendidikan jasmani dan ruhani di bulan
Ramadhan.
Seiring dengan semua itu, maka semakin
jelaslah bahwa Bulan Ramadhan disebut juga
sebagai Bulan Ibadah karena pada bulan ini
kita banyak sekali melakukan ibadah-ibadah
sunnah disamping ibadah wajib seperti sholat
sunnat dhuha, rawatib dan tarawih ataupun
qiyamullai serta tadarusan al-Ar’an. Bahkan
dalam pengertian yang lebih luas, dimana
semua makhluk diciptakan Allah sebagai
hambaNya, maka semua aktivitas jasmani dan
ruhani kita di Bulan Ramadhan dilatih untuk
selalu menyatakan kebiasaan-kebiasaan luhur
bahwa semua aktivitas kehidupan kita
sejatinya adalah ibadah kepadaNya. Inilah
dimensi makrifat Ramadhan ketika Umat
Islam memasuki ketakwaan sesungguhnya
sebagai tujuan dari diwajibkannya puasa (QS
2:183).
Untuk menjadi manusia takwa, peningkatan
kualitas kemanusiaan terjadi di wilayah lahir
maupun batin. Artinya dengan pemaknaan,
pemahaman, ilmu dan tindakan yang
seimbang dengan Kehendak Allah. Dengan
hati, akal, dan perbuatan seluruh bagian
tubuh manusia. Puasa Umat Islam di Bulan
Ramadhan, akhirnya memang bukan sekedar
menahan lapar dan haus secara harfiah.
Namun, meliputi seluruh kenyataan diri kita
sebagai makhluk yang berjasad, berjiwa, dan
diberi amanat Ilahi untuk mengungkapkan jati
diri kekhalifahanNya (kemampuannya untuk
menerima amanat Pengetahuan Tauhid).
Karenanya, tolok ukur keberhasilan seseorang
menjalankan puasa Ramadhan sebagai
manusia yang takwa justru akan terlihat
bukan hanya saat puasa dilaksanakan semata.
Hasil puasa Ramadhan yang optimal dengan
kiasan 1000 bulan, justru harus lebih banyak
mempengaruhi perilaku manusia di waktu
sesudah puasa, yaitu 11 bulan ke depan
sampai kematian tiba. Penekanan dengan
sisipan “harus” ini untuk mengingatkan kita
supaya jangan menjadi bodoh dan lalai
kembali seolah-olah Umat Islam hanya
menjadi umat yang baik di bulan Ramadhan
dan menjelang Iedul Fitri saja. Suasana
Ramadhan harus dapat disebarkan kedalam
rentang waktu 11 bulan kedepan setelah
Ramadhan dan Iedul Fitri. Itulah sebenarnya
Ladang Maghfirah yang harus mulai kembali
diolah terus menerus untuk ditanami dengan
amaliah kehidupan untuk menghasilkan buah-
buah kehidupan yang paripurna.
Ladang Maghfirah adalah modal sekaligus
peluang bagi manusia untuk kembali sadar
dan berjalan di jalan Shirathaal Mustaqiim dan
sampai dengan selamat di hadirat Allah SWT.
Peluang ini berlaku bagi semua umat Islam
yang dewasa dan bertanggung jawab, yang
jiwanya selama menjalani kehidupan telah
terkontaminasi oleh berbagai perbuatan yang
tidak patut dalam ukuran norma Iman dan
Islam. Tidak ada batasan ketika peluang itu
dinyatakan saat Ramadhan yaitu bagi semua
perbuatan yang dilakukan dengan sengaja
ataupun tidak. Karena itu, di bulan Ramadhan
yang diwajibkan untuk berpuasa dengan
tujuan menjadi takwa, maka jiwa Umat Islam
sesungguhnya “dapat” diperhalus kembali ke
posisi fitri untuk melangkah kembali ke masa
depan dan menjalani kehidupan dengan
cerapan makna yang semakin meningkatkan
kualitas kemanusiaannya (yaitu sebagai
manusia takwa).
Ramadhan, kembali dan selalu akan kembali
selama kita masih hidup. Dan selama kita
hidup pula, Allah SWT selalu menyediakan
waktu ampunan bagi semua manusia,
khususnya Umat Islam, untuk berdekat-
dekatan dengan keintiman khusus yang
disebut Bulan Ramadhan. Jadi, luruskanlah
niat untuk beribadah Ramadhan dengan
totalitas kehambaan di hadapanNya,
tertunduk dan berserah diri padaNya dengan
jujur guna meraih ketakwaan sesungguhnya.
Marhaban Ya Ramadhan, dalam
kesempatan ini, saya sekaligus mohon
maaf lahir dan batin kalau ada salah tulis
atau salah kata.
Monggo di klik dibawah iklan di bawah ini demi kelancaran blog ini
Rabu, 24 Agustus 2011
Selasa, 02 Agustus 2011
Doa harian bulan ramadhanDoa harian bulan ramadhan
Doa hari – 1
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku
sebagai puasa orang-orang yang
benar-benar berpuasa. Dan
ibadah malamku sebagai ibadah
orang-orang yang benar-benar
melakukan ibadah malam. Dan
jagalah aku dan tidunya orang-
orang yang lalai. Hapuskanlah
dosaku ... Wahai Tuhan sekalian
alam!!
Dan ampunilah aku, Wahai
Pengampun para pembuat dosa.
Doa hari – 2
Yaa Allah! Dekatkanlah aku
kepada kenidloan-MU dan
jauhkanlah aku dan kemurkaan
serta balasan-MU. Berilah aku
kemampuan untuk membaca
ayat-ayat-MU dengan rahmat-
MU, Wahai Maha Pengasih dad
semua Pengasih!!
Doa hari – 3
Yaa Allah! Benikanlah aku nizki
akal dan kewaspadaan. dan
jauhkanlah aku dari kebodohan
dan kesesatan. Sediakanlah
bagian untukku dari segala
kebaikan yang KAU turunkan,
demi kemurahan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Dermawan dari
semua dermawan!
Doa hari – 4
Yaa Allah! Berikanlah kekuatan
kepadaku, untuk menegakkan
perintah-perintah-MU, dan
berilah aku manisnya bendzikin
mengingat-MU. Berilah aku
kekuatan untuk menunaikan
syukur kepada-MU, dengan
kemuliaan- MU. Dan jagalah aku
dengan penjagaan-MU dan
perlindungan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Melihat.
Doa hari – 5
Yaa Allah! Jadikanlah aku
diantara orang-orang yang
memohon ampunan, dan
jadikanlah aku sebagai hamba-
MU yang sholeh dan setia serta
jadikanlah aku diantara Auliya'-
MU yang dekat disisi-MU, dengan
kelembutan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Pengasih di antara
semua pengasih.
Doa hari – 6
Yaa Allah! Janganlah Engkau
hinakan aku karena perbuatan
maksiat terhadap-MU, dan
janganlah Engkau pukul aku
dengan cambuk balasan-MU.
Jauhkanlah aku dari hal-hal yang
dapat menyebabkan kemurkaan-
MU, dengan anugerah dan
bantuan-MU, Wahai puncak
keinginan orang-orang yang
berkeinginan!
Doa hari – 7
Yaa Allah! Bantulah aku untuk
melaksanakan puasanya, dan
ibadah malamnya. Jauhkanlah
aku dari kelalaian dan dosa-
dosanya. Dan berikanlah aku
dzikir berupa dzikir mengingat-
MU secara berkesinambungan,
dengan Taufiq- MU, Wahai
Pemberi Petunjuk orang-onang
yang sesat.
Doa hari – 8
Yaa Allah! Berilah aku rizki
berupa kasih sayang tenhadap
anak-anak yatim dan pemberian
makan, serta penyebaran salam,
dan pergaulan dengan orang-
onang mulia, dengan kemuliaan-
MU, Wahai tempat berlindung
bagi orang-onang yang
berharap
Doa hari – 9
Yaa Allah! Sediakanlah untukku
sebagian dri rahmat-MU yang
luas, dan beriknalah aku
petunjuik kepada ajaran- ajaran-
MU yang terang, dan bimbinglah
aku menuju kepada kerelaan-MU
yang penuh dengan kecintaan-
MU, Wahai harapan orang-orang
yang rindu.
Doa hari – 10
Yaa Allah! Jadikanlah aku
diantara orang-orang yang
bertawakkal kepada-Mu, dan
jadikanlah aku diantara orang-
orang yang menang disisi-MU,
dan jadikanlah aku diantara
orang-orang yang dekat kepada-
MU dengan ihsan-MIU, Wahai
Tujuan orang-orang yang
memohon.
Doa hari – 11
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam
diniku kecintaan kepada
perbuatan baik, dan
tanamkanlah dalam diniku
kebencian terhadap kemaksiatan
dan kefasikan. Jauhkanlah dariku
kemurkaan-MU dan api neraka
dengan pertolongan-MU, Wahai
Penolong orang-orang yang
meminta pertolongan.
Doa hari – 12
Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan
penutup dan kesucian. Tutupilah
diriku dengan pakaian qana'ah
dan kerelaan. Tempatkanlah aku
di atas jalan keadilan dan sikap
tulus. Amankanlah diniku dari
setiap yang aku takuti dengan
penjagaan-MU, Wahai penjaga
orang-orang yang takut.
Doa hari – 13
Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari
kekotoran dan kejelekan. Berilah
kesabaran padaku untuk
menenima segala ketentuan. Dan
berilah kemampuan kepadaku
untuk bertaqwa, dan bergaul
dengan orang-orang yang baik
dengan bantuan-MU,Wahai
Dambaan orang-orang miskin.
Doa hari – 14
Yaa Allah! Janganlah.Engkau
hukum aku, karena kekeliruan
yang kulakukan. Dan ampunilah
aku dari kesalahan-kesalahan
dan kebodohan. Janganlah
Engkau jadikan diriku sebagai
sasaran bala' dan malapetaka
dengan kemualian-MU, Wahai
Kemulian kaum Muslimin.
Doa hari – 15
Yaa Allah! Berilah aku rizki
berupa ketaatan orang-orang
yang khusyu'. Dan lapangkanlah
dadaku dengan taubatnya
orang-orang yang menyesal,
dengan keamanan-MU, Wahai
Keamanan untuk orang-orang
yang takut.
Doa hari - 16
Yaa Allah! Berilah aku
kemampuan untuk hidup
sebagaimana kehidupan orang-
orang yang baik. Dan jauhkanlah
aku dari kehidupan bersama
orang-orang yang jahat. Dan
naungilah aku dengan rahmat-
MU hingga sampai kepada alam
akhirat. Demi ketuhanan-MU
Wahai Tuhan seru sekalian alam.
Doa hari – 17
Yaa Allah! Tunjukkanlah aku
kepada amal kebajikan dan
penuhilah hajat serta cita-cita-
ku. Wahai Yang Maha
Mengetahui keperluan, tanpa
pengungkapan permohonan.
Wahai Yang Maha Mengetahui
segala yang ada didalam hati
seluruh isi alam. Sholawat atas
Mohammad dan keluarganya
yang suci.
Doa hari – 18
Yaa Allah! Sedarkanlah aku akan
berkah-berkah yang terdapat di
saat saharnya. Dan sinarilah
hatiku dengan terang
cahayanya dan bimbinglah aku
dan seluruh anggota tubuhku
untuk dapat mengikufi ajaran-
ajarannya, Demi cahaya-Mu
Wahai Penerang hati para arifin.
Doa hari – 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku
dengan berkah-berkahnya, dan
mudahkanlah jalanku menuju
kebaikan-kebaikannya.
Janganlah Kau jauhkan aku dari
ketertedmaan kebaikan-
kebaikannya, Wahai Pembed
petunjuk kepada kebenaran
yang terang.
Doa hari – 20
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku
pintu-pintu sorga dan
tutupkanlah bagiku pintu-pintu
neraka, dan berikanlah
kemampuan padaku untuk
membaca AI-Quran Wahai
Penurun ketenangan di dalam
hati orang-orang Mu'min.
Doa hari – 21
Yaa Allah! benilah aku petunjuk
menuju kepada kenidloan- MU.
Dan janganlah Engkau bed jalan
kepada setan untuk
menguasaiku. Jadikanlah sorga
bagiku sebagai tempat tinggal
dan peristirahatan, Wahai
Pemenuh kepenluan orang-
orang yang meminta.
Doa hari – 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku
pintu-pintu karunia-MU,
turunkan untukku berkah-
berkahmu. Berilah kemampuan
untukku kepada penyebab-
penyebab keridloan-MU, dan
tempatkanlah aku di dalam
sorga-MU yang luas, Wahai
Penjawab doa orang-orang yang
dalam kesempitan.
Doa hari – 23
Yaa Allah! Sucikanlah aku dari
dosa-dosa, dan bersihkanlah
diriku dari segala aib.
Tanamkanlah ketaqwaan di
dalam hatiku, Wahai Penghapus
kesalahan onang-orang yang
berdosa.
Doa hari – 24
Yaa Allah! Aku memohon
kepada-MU hal-hal yang
mendatangkan keridloan-MU,
dan aku berlindung dengan- MU
dan hal-hal yang mendatangkan
kemarahan-MU, dan aku
memohon kepada-MU
kemampuan untuk mentaati-MU
serta menghindani kemaksiatan
tenhadap-MU, Wahai Pemberi
para peminta.
Doa hari – 25
Yaa Allah! Jadikanlah aku
orang-.orang yang mencintai
Auliya-MU dan memusuhi
musuh-musuh MU. Jadikanlah
aku pengikut sunnah-sunnah
penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga
hati para Nabi.
Doa hari – 26
Yaa Allah! Jadikanlah usahaku
sebagai usaha yang disyukuri,
dan dosa-dosaku diampuni, amal
perbuatan ku diterima, dan
seluruh aibku ditutupi, Wahai
Maha Pendengar dan semua
yang mendengar.
Doa hari – 27
Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku
keutamaan Lailatul Qadr, dan
ubahlah perkara-perkaraku yang
sulit menjadi mudah. Terimalah
permintaan maafku, dan
hapuskanlah dosa dan
keslahanku, Wahai Yang Maha
Penyayang terhadap hamba-
hambanya yang sholeh.
Doa hari – 28
Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku
dengan amalan-amalan Sunnah,
dan muliakanlah aku dengan
terkabulnya semua permintaan.
Dekatkanlah perantaraanku
kepada-MU diantara semua
perantara, Wahai Yang tidak
tersibukkan oleh permintaan
orang-orang yang meminta.
Doa hari – 29
Yaa Allah! Liputilah aku dengan
rabmat dan benikanlah
kepadaku Taufiq dan penjagaan.
Sucikanlah hatiku dan noda-
noda fitnah wahai pengasih
terhadap hamb- hambaNYA
yang Mu'min.
Doa hari – 30
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku
disertai dengan syukur dan
penerima di atas jalan keridloan-
MU dan keridloan Rasul. Cabang-
cabangnya kokoh dan kuat
berkat pokok-pokoknya, Demi
kenabian Mohammad dan
keluarganya yang suci, dan
segala puji bagi Allah Tuhan
sekalian alam.
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku
sebagai puasa orang-orang yang
benar-benar berpuasa. Dan
ibadah malamku sebagai ibadah
orang-orang yang benar-benar
melakukan ibadah malam. Dan
jagalah aku dan tidunya orang-
orang yang lalai. Hapuskanlah
dosaku ... Wahai Tuhan sekalian
alam!!
Dan ampunilah aku, Wahai
Pengampun para pembuat dosa.
Doa hari – 2
Yaa Allah! Dekatkanlah aku
kepada kenidloan-MU dan
jauhkanlah aku dan kemurkaan
serta balasan-MU. Berilah aku
kemampuan untuk membaca
ayat-ayat-MU dengan rahmat-
MU, Wahai Maha Pengasih dad
semua Pengasih!!
Doa hari – 3
Yaa Allah! Benikanlah aku nizki
akal dan kewaspadaan. dan
jauhkanlah aku dari kebodohan
dan kesesatan. Sediakanlah
bagian untukku dari segala
kebaikan yang KAU turunkan,
demi kemurahan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Dermawan dari
semua dermawan!
Doa hari – 4
Yaa Allah! Berikanlah kekuatan
kepadaku, untuk menegakkan
perintah-perintah-MU, dan
berilah aku manisnya bendzikin
mengingat-MU. Berilah aku
kekuatan untuk menunaikan
syukur kepada-MU, dengan
kemuliaan- MU. Dan jagalah aku
dengan penjagaan-MU dan
perlindungan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Melihat.
Doa hari – 5
Yaa Allah! Jadikanlah aku
diantara orang-orang yang
memohon ampunan, dan
jadikanlah aku sebagai hamba-
MU yang sholeh dan setia serta
jadikanlah aku diantara Auliya'-
MU yang dekat disisi-MU, dengan
kelembutan-MU, Wahai dzat
Yang Maha Pengasih di antara
semua pengasih.
Doa hari – 6
Yaa Allah! Janganlah Engkau
hinakan aku karena perbuatan
maksiat terhadap-MU, dan
janganlah Engkau pukul aku
dengan cambuk balasan-MU.
Jauhkanlah aku dari hal-hal yang
dapat menyebabkan kemurkaan-
MU, dengan anugerah dan
bantuan-MU, Wahai puncak
keinginan orang-orang yang
berkeinginan!
Doa hari – 7
Yaa Allah! Bantulah aku untuk
melaksanakan puasanya, dan
ibadah malamnya. Jauhkanlah
aku dari kelalaian dan dosa-
dosanya. Dan berikanlah aku
dzikir berupa dzikir mengingat-
MU secara berkesinambungan,
dengan Taufiq- MU, Wahai
Pemberi Petunjuk orang-onang
yang sesat.
Doa hari – 8
Yaa Allah! Berilah aku rizki
berupa kasih sayang tenhadap
anak-anak yatim dan pemberian
makan, serta penyebaran salam,
dan pergaulan dengan orang-
onang mulia, dengan kemuliaan-
MU, Wahai tempat berlindung
bagi orang-onang yang
berharap
Doa hari – 9
Yaa Allah! Sediakanlah untukku
sebagian dri rahmat-MU yang
luas, dan beriknalah aku
petunjuik kepada ajaran- ajaran-
MU yang terang, dan bimbinglah
aku menuju kepada kerelaan-MU
yang penuh dengan kecintaan-
MU, Wahai harapan orang-orang
yang rindu.
Doa hari – 10
Yaa Allah! Jadikanlah aku
diantara orang-orang yang
bertawakkal kepada-Mu, dan
jadikanlah aku diantara orang-
orang yang menang disisi-MU,
dan jadikanlah aku diantara
orang-orang yang dekat kepada-
MU dengan ihsan-MIU, Wahai
Tujuan orang-orang yang
memohon.
Doa hari – 11
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam
diniku kecintaan kepada
perbuatan baik, dan
tanamkanlah dalam diniku
kebencian terhadap kemaksiatan
dan kefasikan. Jauhkanlah dariku
kemurkaan-MU dan api neraka
dengan pertolongan-MU, Wahai
Penolong orang-orang yang
meminta pertolongan.
Doa hari – 12
Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan
penutup dan kesucian. Tutupilah
diriku dengan pakaian qana'ah
dan kerelaan. Tempatkanlah aku
di atas jalan keadilan dan sikap
tulus. Amankanlah diniku dari
setiap yang aku takuti dengan
penjagaan-MU, Wahai penjaga
orang-orang yang takut.
Doa hari – 13
Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari
kekotoran dan kejelekan. Berilah
kesabaran padaku untuk
menenima segala ketentuan. Dan
berilah kemampuan kepadaku
untuk bertaqwa, dan bergaul
dengan orang-orang yang baik
dengan bantuan-MU,Wahai
Dambaan orang-orang miskin.
Doa hari – 14
Yaa Allah! Janganlah.Engkau
hukum aku, karena kekeliruan
yang kulakukan. Dan ampunilah
aku dari kesalahan-kesalahan
dan kebodohan. Janganlah
Engkau jadikan diriku sebagai
sasaran bala' dan malapetaka
dengan kemualian-MU, Wahai
Kemulian kaum Muslimin.
Doa hari – 15
Yaa Allah! Berilah aku rizki
berupa ketaatan orang-orang
yang khusyu'. Dan lapangkanlah
dadaku dengan taubatnya
orang-orang yang menyesal,
dengan keamanan-MU, Wahai
Keamanan untuk orang-orang
yang takut.
Doa hari - 16
Yaa Allah! Berilah aku
kemampuan untuk hidup
sebagaimana kehidupan orang-
orang yang baik. Dan jauhkanlah
aku dari kehidupan bersama
orang-orang yang jahat. Dan
naungilah aku dengan rahmat-
MU hingga sampai kepada alam
akhirat. Demi ketuhanan-MU
Wahai Tuhan seru sekalian alam.
Doa hari – 17
Yaa Allah! Tunjukkanlah aku
kepada amal kebajikan dan
penuhilah hajat serta cita-cita-
ku. Wahai Yang Maha
Mengetahui keperluan, tanpa
pengungkapan permohonan.
Wahai Yang Maha Mengetahui
segala yang ada didalam hati
seluruh isi alam. Sholawat atas
Mohammad dan keluarganya
yang suci.
Doa hari – 18
Yaa Allah! Sedarkanlah aku akan
berkah-berkah yang terdapat di
saat saharnya. Dan sinarilah
hatiku dengan terang
cahayanya dan bimbinglah aku
dan seluruh anggota tubuhku
untuk dapat mengikufi ajaran-
ajarannya, Demi cahaya-Mu
Wahai Penerang hati para arifin.
Doa hari – 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku
dengan berkah-berkahnya, dan
mudahkanlah jalanku menuju
kebaikan-kebaikannya.
Janganlah Kau jauhkan aku dari
ketertedmaan kebaikan-
kebaikannya, Wahai Pembed
petunjuk kepada kebenaran
yang terang.
Doa hari – 20
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku
pintu-pintu sorga dan
tutupkanlah bagiku pintu-pintu
neraka, dan berikanlah
kemampuan padaku untuk
membaca AI-Quran Wahai
Penurun ketenangan di dalam
hati orang-orang Mu'min.
Doa hari – 21
Yaa Allah! benilah aku petunjuk
menuju kepada kenidloan- MU.
Dan janganlah Engkau bed jalan
kepada setan untuk
menguasaiku. Jadikanlah sorga
bagiku sebagai tempat tinggal
dan peristirahatan, Wahai
Pemenuh kepenluan orang-
orang yang meminta.
Doa hari – 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku
pintu-pintu karunia-MU,
turunkan untukku berkah-
berkahmu. Berilah kemampuan
untukku kepada penyebab-
penyebab keridloan-MU, dan
tempatkanlah aku di dalam
sorga-MU yang luas, Wahai
Penjawab doa orang-orang yang
dalam kesempitan.
Doa hari – 23
Yaa Allah! Sucikanlah aku dari
dosa-dosa, dan bersihkanlah
diriku dari segala aib.
Tanamkanlah ketaqwaan di
dalam hatiku, Wahai Penghapus
kesalahan onang-orang yang
berdosa.
Doa hari – 24
Yaa Allah! Aku memohon
kepada-MU hal-hal yang
mendatangkan keridloan-MU,
dan aku berlindung dengan- MU
dan hal-hal yang mendatangkan
kemarahan-MU, dan aku
memohon kepada-MU
kemampuan untuk mentaati-MU
serta menghindani kemaksiatan
tenhadap-MU, Wahai Pemberi
para peminta.
Doa hari – 25
Yaa Allah! Jadikanlah aku
orang-.orang yang mencintai
Auliya-MU dan memusuhi
musuh-musuh MU. Jadikanlah
aku pengikut sunnah-sunnah
penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga
hati para Nabi.
Doa hari – 26
Yaa Allah! Jadikanlah usahaku
sebagai usaha yang disyukuri,
dan dosa-dosaku diampuni, amal
perbuatan ku diterima, dan
seluruh aibku ditutupi, Wahai
Maha Pendengar dan semua
yang mendengar.
Doa hari – 27
Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku
keutamaan Lailatul Qadr, dan
ubahlah perkara-perkaraku yang
sulit menjadi mudah. Terimalah
permintaan maafku, dan
hapuskanlah dosa dan
keslahanku, Wahai Yang Maha
Penyayang terhadap hamba-
hambanya yang sholeh.
Doa hari – 28
Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku
dengan amalan-amalan Sunnah,
dan muliakanlah aku dengan
terkabulnya semua permintaan.
Dekatkanlah perantaraanku
kepada-MU diantara semua
perantara, Wahai Yang tidak
tersibukkan oleh permintaan
orang-orang yang meminta.
Doa hari – 29
Yaa Allah! Liputilah aku dengan
rabmat dan benikanlah
kepadaku Taufiq dan penjagaan.
Sucikanlah hatiku dan noda-
noda fitnah wahai pengasih
terhadap hamb- hambaNYA
yang Mu'min.
Doa hari – 30
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku
disertai dengan syukur dan
penerima di atas jalan keridloan-
MU dan keridloan Rasul. Cabang-
cabangnya kokoh dan kuat
berkat pokok-pokoknya, Demi
kenabian Mohammad dan
keluarganya yang suci, dan
segala puji bagi Allah Tuhan
sekalian alam.
Langganan:
Postingan (Atom)